Tuesday, 12 May 2015

Suntingan Berita

Menteri Susi Cenderung Paksakan Kebijakan Tanpa Lihat Kondisi Nelayan
Selasa, 12 Mei 2015 , 18:14:00 WIB
SISWARYUDI HERU/IST

RMOL. Berbagai kebijakan yang diambil Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dianggap merugikan nelayan. Seperti dalam kebijakan pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang, menteri tidak melihat bahwa di tingkat bawah para nelayan itu mengalami kesulitan untuk menyesuaikan kemampuan, mengikuti kebijakan yang ditelurkan itu.

Demikian disampaikan Koordinator DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bidang Energi dan Sarana Prasarana Perikanan, Siswaryudi Heru di Jakarta, Selasa (12/5).

"Nelayan butuh waktu yang cukup untuk misalnya membeli kapal yang harganya tidak murah, menyediakan peralatan yang harus sesuai dengan kebijakan menteri, sedangkan sehari-hari nelayan pun harus terus memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari," papar Wakil Ketua Komite Tetap Maritim Dan Pesisir Bidang Infrastruktur Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Indonesia itu.

"Kalau disuruh langsung mengubah tanpa mau tahu, ya pastinya kian terpuruk kehidupan nelayan itu. Nah ini tidak pernah dipedulikan selama satu semester ini," sambung dia.

Sejauh ini, lanjut dia, Menteri KP cenderung memaksakan harus mengeluarkan kebijakan tanpa mempertimbangkan kondisi ril nelayan. Bahkan, dari sekian banyak kebijakan yang dikeluarkan Menteri Susi, lanjut Siswaryudi, sangat minim sosialisasi dan penyerapan aspirasi nelayan.

"Juga hampir tak ada solusi terhadap kondisi ril persoalan yang dihadapi nelayan," ujarnya. [arp]